Jumat, 23 Juli 2010

Teroris dan Gas Elpiji





Istilah teroris mulai booming setelah terjadi peristiwa tertabraknya bangunan world trade center di bandara new york oleh pesawat penerbangan 175 american airlines dan penerbangan 11 american airlines. Setelah itu disusul penerbangan 77 american airlines menabrak bangunan pentagon di Arlington country, Virginia pada 11 september 2001. Banyak komentar dan tafsiran tentang peristiwa yang dikenal dengan 911 tersebut. Terlepas dari banyaknya tafsiran maupun dugaan yang jelas peristiwa itu sudah memakan banyak korban. 

Tidak kalah memprihatinkan, di tanah air kita pada malam hari tanggal 12 Oktober 2002 di kota kecamatan Kuta, pulau Bali diguncang ledakan bom yang tercatat sebagai serangan teroris terparah dalam sejarah Indonesia. Lagi-lagi banyak tafsiran tentang kejadian tersebut.

Terlepas dari apa pengertian teroris, saat ini banyak terjadi peristiwa ledakan yang mengakibatkan kerugian besar bahkan korban jiwa. Setiap hari kita melihat siaran televisi menyuguhkan peristiwa memilukan: Ridho (4,5 tahun) dan ibunya Susi Haryani (29tahun) menjadi korban ledakan pada 27 maret 2010 di Bojonegoro, rumah di Kompleks Perumahan Permata Indah Blok D-63 Kelurahan Pagak, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur meledak pada 16 juli 2010 pemilik rumah terluka parah, 13 Maret 2010 tiga orang warga Depok Nalim (28), Entong (40) dan Yamin alias Togi (27) mengalami luka bakar di sekujur tubuh akibat ledakan, 11 Juli 2007, Ahmad Syaifullah (12) warga Kampung Rawa RT 02 RW 06 Kelurahan Cipayung Jaya, Pancoran Mas juga menagalami nasib yang sama karena ledakan,………………(cari sendiri kabar tentang ledakan, ato liat aja siaran berita di tv tak jamin pasti keluar) 

Dari gambaran peristiwa diatas ada ga perbedaanya??? Kalo kesamaan jelas, meledak dan menimbulkan korban. 

Lalu apa bedanya antara teroris dengan gas elpiji 3kg? 

Buat para teroris sekarang tidak perlu lagi merakit bom tapi cukup dengan gas elpiji 3 kg? sama-sama mematikan . huft…..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

bagaimana komentar anda