Sabtu, 02 April 2011

APAKAH ANDA POSITIVE THINKER??? Jika benar maka kesuksesan di depan mata



Salam kreatif….
Kenapa saya sampaikan setelah saya membaca buku? karena inilah salah satu metode belajar yang paling efektif menurut saya. Membaca, memahami, kemudian menulis dengan bahasa kita sendiri. Boleh juga nie buat dijadikan tips sukses ujian THB (jaman saya SD dulu, sekarang apa namanya ga tau).
Lagi, saya sampaikan satu tulisan dalam buku The Law of Positive Thingking yang bisa kita jadikan referensi untuk mengubah hidup kita. Mengubah perkataan yang sering kita dengar disekitar “pasti gagal”, “kami belum pernah melakukannya”, “kami tidak sanggup melakukannya”,” kami belum siap”, atau “itu bukan tanggung jawab kami” menjadi kata “siap’, “ok”, “baik”,” ya”.
Pikiran positif akan berpengaruh positif dalam kehidupan dan sebaliknya. Pikiran positif dapat mengubah hidup anda serta membuat anda sukses dalam setiap usaha yang ingin anda kejar (Jim dan John Maxwell, 1996).
Menurut Asep Muhsin (2007), berpikir positif adalah pilihan terbaik bagi setiap orang dalam setiap situasi. Berpikir positif itu husnuzhan. Berpikir positif selalu berpihak pada apapun yang bersifat positif dan lebih baik, serta menghasilkan output yang positif. Sukses dan bahagia adalah sesuatu yang positif. Maka jika anda ingin sukses berpikirlah positif dan jadilah positive thinker.
Apakah anda positive thinker?
Berikut indicator positive thinking menurut Jim Dornan dan John Maxwell
1.       Percaya diri
Jika ada positif thinker maka anda akan selalu yakin kepada diri anda. Selalu ingin mencoba hal baru, mengisi berbagai kesempatan, dan suka tantangan.  Percaya diri akan membuat anda berlatih dan memaksa untuk memaksimalkan kemampuan anda.  Anda akan tau kemampuan dan kelemahan anda, bahkan ketika kegagalan melanda maka akan menambah keercayaan diri anda untuk melakukanya lagi.
Bayangkan jika ketika di panggung anda tidak berfikir positif, maka yang ada dalam pikiran anda hanyalah ketakutan jika anda gagal menghibur penonton. Jika itu yang anda pikirkan maka apa yang ada dalam pikiran anda akan benar-benar terjadi.
Positive thinking akan memberikan kepercayaan diri dalam melakukan sesuatu. Bisa dan sukses slalu ada dalam pikiran positive thinker.
2.       Inisiatif
Setelah percaya diri maka akan timbul inisiatif. Hidup yang dipenuhi dengan pikiran positif akan selalu berinisiaif untuk melakukan hal-hal baru. Orang yang selalu berfikiran buruk akan selalu menunggu keberuntungan menghampiri tanpa ada inisiatif untuk mengubah hidup, tetapi positive thinker akan selalu mencoba dan punya inisiatif untuk melakukan sesuatu yang baru dan menantang untuk menuju hidup lebih baik.
Ketika yang anda pikirkan negative maka rasa pesimis akan timbul. Dalam pikiran pesimis tidak aka nada rasa untuk berinisiatif untuk melakukan sesuatu. Tunduk kepada keadaan dan berkata “saya tidak mungkin bisa berlayar melawan arah angin” tanpa memikirkan layar yang bisa diatur untuk berlayar.
3.       Ketekunan
Bila anda yakin dengan hal-hal positif akan menghampiri anda maka anda akan tetap tekun berusaha hingga hal-hal positif itu benar-benar muncul. Bahkan jika kegagalan menerpa anda, anda tidak akan mudah untuk jatuh karena anda yakin akan keberhasilan. Anda tidak akan mudah begitu saja lari dari masalah yang anda hadapi.
Jelasnya, berfikir positif akan memunculkan rasa optimis. Rasa optimis akan mendorong kita untuk tekun melakukan sesuatu yang berorientasi pada kesuksesan.
4.       Kreatifitas
Karya yang hebat tidak akan muncul ketika orang sedang sedih. Orang sedih tidak akan bisa berfikir sehat. Apa yang dia fikirkan selalu negatif, mengganggap dirinya bodoh dan orang lain seperti iblis. Barulah setelah perenungan kebanyakan orang akan bisa berpikir positif kemudian baru menemukan ide-ide kreatif untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi.
Bayangkan jika anda dituntut untuk menentukan strategi pemasaran sedangkan pikiran anda galau karena anda menganggap atasan anda sebagai momok. Saya yakin jika demikian anda tidak akan bisa berfikir kreatif untuk menyelesaikan tugas dari atasan.
5.       Kepemimpinan
Belajar menjadi pemimpin besar membutuhkan waktu yang lama. Membuat orang merasa senang mengerjakan apa yang anda inginkan adalah pekerjaan yang tidak mudah. Belajar menjadi pemimpin dan membuat orang merasa senang mengikuti apa yang anda inginkan bisa dilatih ketika anda bersosialisasi dengan teman anda.
Seorang pemimpin yang besar adalah pemimpin yang bisa memberi motivasi dan harapan besar kepada anak buahnya. Ini artinya jika anda ingin menjadi pemimpin yang baik maka anda harus bisa menanamkan suatu harapan kepada orang-orang di sekitar anda. Selain itu, pemimpin juga harus bisa memberi semangat kepada anak buah untuk bisa meraih cita-cita yang diinginkan.
6.       Perkembangan
Jika anda berpikir positif banyak pintu terbuka bagi anda, terutama pintu untuk berkembang. Sikap yang baik membuat anda ingin terus berkembang dan tidak puas dengan apa yang bisa anda lakukan saat ini. Perkembangan yang berkesinambungan inilah yang biasa kita jumpai pada orang-orang yang sukses.
7.       Kemampuan menghasilkan sesuatu
Orang yang berpikiran positif pasti akan menghasilkan sesuatu. Anda akan lebih berkonsentrasi terhadap tujuan positif anda dibandingkan hal negative yang akan muncul. Apa yang anda kerjakan terfokus pada hal_hal positif yang pasti akan bisa menghasilkan sesuatu yang positif pula.

Jadi apakah anda Positive Thinker???
”ya pasti” (jawaban positive thinker)
Dengan jawaban ini maka anda akan percaya diri, punya inisiatif untuk menjadi positive thinker, akan selalu tekun berusaha menjadi positive thinker, punya kreatifitas untuk melakukan sesuatu agar menjadi positive thinker, punya jiwa kepemimpinan karena karena pemimpin harus (percaya diri, berinisiatif,tekun, kreatif),akan selalu mengembangkan diri,dan akhirnya akan menghasilkan sesuatu yang positif.

 Jadi, apakah anda positive thinker??? Jika benar maka kesuksesan di depan mata

Selasa, 29 Maret 2011

POSITIVE THINGKING Kunci Sukses Hidup

Selamat malam sobat kreatif,, sudahkah anda membaca hari ini??kalo belum, ni boleh di intip sedikit tulisan yang saya ringkas dari buku The Law Of Positive thingking karangan Jamal Ma’mur Asmani. Jadi ni bukan tulisanku ntar dikirain saya pintar nulis, tapi bukan pula mengkopi paste lo ya….. 

Sikap adalah kualitas awal yang tampak pada seseorang yang sukses. Jika ia bersikap dan selalu berfikir positif, menyukai tantangan dan sesuatu yang rumit, itu berarti ia telah meraih setengah dari kesuksesannya (Lowell Peacock) 

Positive thingking merupakan cara berfikir yang berangkat dari hal-hal baik yang mampu menyulut semangat perubahan menuju taraf hidup yang lebih baik. Pikiran yang menentukan perilaku dan kesuksesan kita di masa depan. Sedih dan senang berawal dari pikiran. Jika pikiran selalu positif merespon setiap realita maka perjalanan hidup akan terasa nyaman tentram dan bahagia, sebaliknya jika pikiran negative selalu digunakan dalam merespon realita maka kecemasan dan kesediahan selalu membayangi kita. Jika sudah demikian maka yang terjadi adalah kalah sebelum bertanding. Ini kenyataan, maka mulailah untuk untuk merespon realita dengan frame positif. 

Lalu bagaimana cara menumbuhkan positive thingking??? 

1. Tulislah sebuah kutipan yang bernada positif dan tulislah tulisan itu pada sebuah kertas. Bawa tulisan itu kemanapun anda pergi dan jadikan afirmasi, misalnya diletakkan di meja kerja, di cermin, ato tempel di spidometer motor anda (terlalu…..) yang penting jadikan tulisan itu sebagai bagian dari pemikiran anda dalam melaksanakan kegiatan. Misal : “seorang pemimpin yang baik adalah yang bisa membesarkan semangat dan harapan-harapan kepada anak buahnya” (Napoleon Bonaparte)

2. Pilihlah seseorang yang anda anggap berpikiran negative dalam hidup anda. Cobalah cari hal-hal yang positif dalam diri orang itu dan ubahlah pikiran-pikiran negative dalam diri anda mengenainya dengan hal-hal positif tadi. Sebagai orang beragama, doakan pula orang tersebut dengan hal-hal positif dan mohonlah agar Tuhan menolongnya.

3. Pilih hari istimewa dalam seminggu dan jadikan hari itu sebagai hari “10”. Bangunlah pada pagi hari dan yakinlah bahwa semua orang yang anda temui pada hari itu adalah punya nilai “10” dan perlakukan mereka secara orang yang punya nilai “10” dalam segala hal. Anda pasti akan heran sendiri melihat tanggapan yang akan anda peroleh dari orang-orang yang selama ini anda anggap remeh. 

4. Tandai suatu hari dalam seminggu sebagai “hari berfikir positif”. Hapuskan kata-kata “tidak dapat”, “tidak pernah”, “tidak bisa”, “tidak sanggup” atau kata-kata lain yang senada, temukan cara untuk mengatakan apa yang bisa anda lakukan. 

5. Paling tidak sekali dalam seminggu carilah suatu kesempatan untuk bisa memberi kepada orang lain dengan tulus. Lakukan sesuatu yang khusus pada seseorang di sekeliling anda. Berbuatlah kebaikan kepada orang yang belum anda kenal.

Silahkan anda mencoba dan mulailah dengan berfikir positif untuk kesuksesan anda. Hilangkan kata-kata: “saya tidak bisa”, “saya belum pernah melakukan”, “itu bukan tanggung jawab saya”, atau apapun yang senada. Ganti kata-kata itu dengan: ya, Oke, siap… kemudian berfikir positif, yakin kan keberhasilan. 

Ok guys, cukup itu dulu. Silahkan baca buku The Law Of Positive Thingking, keren dubs.

Sabtu, 26 Maret 2011

POTRET BATIK SPECTA COLOURS REKOR MURI INDONESIA



Batik adalah kerajinan yang memiliki seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Kekhasan batik yang tercermin pada setiap motif dengan nilai filosofi tinggi menjadi kebanggan bangsa disamping jutaan warisan budaya yang ada di Indonesia. Maka tidak heran jika batik sempat diklaim sebagai warisan budaya tetangga.
Tanggal 2 Oktober 2009 telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai Hari Batik Nasional, berkaitan dengan pengakuan dunia Internasional melalui lembaganya di PBB yaitu Unesco sebagai warisan budaya asli Indonesia. Maka menjadi tanggung jawab kita bersama untuk tetap konsisten menjaga dan melestarikan batik yang sudah menjadi bagian kehidupan masyarakat Indonesia.
Sidiq manajemen adalah perusahaan batik ternama yang terus berkomitmen untuk melestarikan batik sebagai citra eksklusif karya anak negeri. Komitmen tersebut dibuktikan dengan terus melakukan inovasi produk tanpa mengabaikan ke-khas-an yang melekat pada batik. Setelah berhasil memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) dengan kategori “Batik dengan Motif Terbanyak Dalam Satu Kain,1001 motif” pada tahun 2010, maka pada tanggal 26 Maret 2011 Sidiq Manajemen akan memecahkan rekor MURI dengan kategori “Batik dengan Warna Terbanyak dalam Satu Kain,501 warna”.
Piagam Penghargaan ini akan diserahkan MURI di Ballroom Hotel Phoenix kepada Sidiq Manajemen dan Batik Mangkoro selaku penggagas dan pemrakarsa. Selain itu akan diselenggarakan juga penyerahan hadiah pemenang “Lomba Foto Pesona Batik” hasil kerjasama Sidiq Manajemen , Radja Enterprise, dan Radar Jogja. Acara juga akan dimeriahkan dengan Fashion Show yang akan menampilkan karya-karya desainer Modiste Mangkoro dengan tampilan batik 1001 motif kaya warna dalam aplikasi.
Dengan terus melakukan inovasi produk batik yang dilakukan Sidiq Manajemen (Batik dan Kebaya Mangkoro) diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga akan eloknya batik di hati masyarakat Indonesia. Selain itu, Sidiq Manajemen (Batik dan Kabaya Mangkoro) juga akan terus berinovasi baju dengan sentuhan modern dan bergaya muda. Dengan begitu diharapkan baju batik yang notabene hanya dikenakan oleh kalangan orang tua dan dalam aktifitas formal bisa menjadi lebih elegan dipakai oleh kawula muda dengan aktifitas kesehariannya. 

Sabtu, 05 Maret 2011

DEBAT???Antara Pemecahan Masalah dan Menimbulkan Masalah

Salam kreatifitas!!!!

Selamat malam minggu kawan-kawan semua, jangan lupa sedia payung sebelum hujan jika ingin bepergian di wilayah Yogyakarta karena saat ini cuaca jogja sangat mudah diprediksi: pagi hangat, siang panas, sore ujan, malam dingin. Karena mudah diprediksi maka malam minggu ini saya tidak kemana, cukup dengan benda kotak “QWERTY” yang bisa membawa kita kemana-mana tanpa harus membawa payung jika hujan.xixixixi……… Mari kita berfikir kreatif bersama

Taukah anda arti debat?fungsi debat? Manfaat debat? Tujuan debat?, Sedikit pemahaman dan analisis dibawah ini semoga membantu…cekidottt!

Debat sering di adakan di sekitar kita, di warung kopi, lingkungan sekolah, dalam politik, bahkan ketika kita melaksanakan aktifitas sehari-haripun sadar atau tidak sadar debat telah kita lakukan. Obrolan di warung kopi dengan menyatakan pendapat kemudian orang lain menyampaikan argument yang berbeda maka perdebatan akan terjadi, di lingkungan pendidikan debat sering diadakan dengan kasus tertentu, di lingkungan politik debat menjadi sarana menyampaikan pemikiran politikus, di sekitar kita debat dilakukan untuk mempertahankan diri, dan masih bnyak lagi.

Arti debat Debat, menurut ahli komunikasi Asidi dipodjojo (Komunikasi Lisan 1982:59) adalah proses komunikasi lisan yang dinyatakan dengan bahasa untuk mempertahankan pendapat. Setiap pihak yang berdebat akan menyatakan argumen, memberikan alasan dengan cara tertentu agar pihak lawan berdebat atau pihak lain yang mendengarkan perdebatan itu menjadi yakin dan berpihak padanya.

Menurut bahasa (www/wikimedia.foundation.org/) Pengertian debat adalah kegiatan adu argumentasi antara dua pihak atau lebih, baik secara perorangan maupun kelompok, dalam mendiskusikan dan memutuskan masalah dan perbedaan. Dari kedua pengertian diatas cukup kita bersepakat bahwa debat merupakan bentuk komunikasi.

Bentuk komunikasi sebenarnya tidak hanya lisan tapi juga dengan tulisan karena beberapa orang melakukan komunikasi (debat) menggunakan tulisan. Selain komunikasi, debat juga merupakan penyampaian argumentasi. Jadi ketika orang berkomunikasi belum tentu mereka berdebat karena yang dikomunikasikan bukan argument.

Selain itu debat terjadi ketika ada dua argument yang berbeda. Orang berkomunikasi kemudian menyampaikan argument tanpa ada perbedaan argument maka debat tidak akan terjadi. Lucu jika kita berdebat dengan orang yang setuju dengan argument kita.

Pertanyaannya kemudian, apakah debat ini mempunyai fungsi dan manfaat? Kenapa dua orang atau kelompok orang harus komunikasi jikalau argument dan pemikiranya berbeda? Bukankah itu akan menimbulkan masalah? Inilah yang menjadi permasalahan kita, debat berfungsi negative atau positif? Debat menimbulkan permasalahan baru atau debat dapat menyatukan pendapat sehingga akan muncul pemahaman yang satu .

Fungsi dan manfaat debat:

Fungsi:
1. Ruang menyampaikan argumen atau pendapat
2. Ruang untuk menanyakan sesuatu berkaitan dengan apa yang diperdebatkan
3. Ruang untuk mempertahankan diri terhadap argumen
4. Ruang untuk membela diri

Manfaat:
1. Member wawasan luas berkaitan dengan sesuatu yang diperdebatkan karena menyangkut dua argumen yang berbeda
2. Melatih ketrampilan berfikir
3. Melatif mental
4. melatih penguasaan argumen yang diajukan

Kita semua sepakat bahwa debat mempunyai fungsi dan manfaat yang positif, namun tujuan dari debat belum tentu positif. Atas dasar fungsi dan manfaat itulah kemudian orang memanfaatkan debat sebagai alat untuk menjatuhkan seseorang. Dalam kenyataannya debat yang kita lakukan tidak lagi berorientasi dengan fungsi dan tujuan yang positif. Banyak orang berdebat hanya untuk menjatuhkan seseorang, bukan lagi pemecahan masalah dan pengaruh positif untuk orang lain justru dibalik dan dijadikan alat pemunculan masalah baru dan menjatuhkan orang lain. Sebagian orang bangga dengan dirinya ketika bisa mempertahankan argumen.Merasa dirinya paling benar manakala orang yang kita debat sudah tidak bisa manyampaikan alasan yang rasional dan terukur. Menonjolkan diri ketika apa yang disampaikan disetujui oleh bnyak orang.

Bagaimana islam melihat debat dari sisi idiologinya

Sesungguhnya para ulama dari kalangan sahabat, tabiin dan orang setelah mereka, bila berbeda pendapat dalam suatu urusan, maka mereka mengikuti perintah ALLAH. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rosul (Sunnahnya ), jika kamu benar benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya ( QS An Nisa’ , 4:59 ). 

Mereka melakukan debat dalam bentuk dialog, musyawarah dan saling memberi nasehat secara tulus dalam berbagai masalah. Terkadang mereka berbeda pendapat dalam suatu masalah, baik terkait teori maupun praktek, namun mereka tetap bersatu, saling menjaga dan memelihara persaudaraan islam.” ( Al Fatawa : 24/172 ). 

Inilah Islam melihat debat. Debat dari kalangan sahabat dilakukan secara tulus, saling memberi nasihat yang baik, kemudian mengembalikan argumennya kepada Alquran dan Sunnah. Debat dikalangan sahabat didasari dengan tujuan yang mulia. Memberi nasihat positif disampaikan dengan cara yang tulus dan pada akhirnya dikembalikan kepada tuntunan hidup kita.

Hilangkan niat yang buruk (menjatuhkan, menyerang, menyombongkan diri, puas diri, dan bangga diri) dalam berdebat karena jika demikian maka tujuan debat positif akan berubah jadi fanatisme yang berlebihan.

Haruskah kita berdebat ? boleh saja , asalkan diniatkan dengan niat yang tulus dan apapun hasilnya kita jadikan sebagai bahan perenungan untuk menuju jalan kebaikan. Walaupun saya bukan debat-ers tapi silahkan sampaikan jika argumen berbeda.
Selamat beraktifitas, semoga bermanfaat…salam kreatif!!!!

Rabu, 16 Februari 2011

Lihat......Rumput Tetangga Lebih Hijau, Mari Kita Hijaukan Rumput Kita


Selamat malam,
Uda lama ga nyoret-nyoret nih.
Berawal dari ke-iseng-an jalan-jalan sehabis kerja ada pengalaman yang sangat berharga. Sebuah pengalaman yang mengetuk hati kemudian memaksa untuk mempekerjakan otak dimalam hari. Dari situlah semangat dan keyakinan terkumpul untuk bisa menjadi berarti.
Akhir pekan adalah rejeki bagi pelaku bisnis di Yogyakarta tidak terkecuali pelaku bisnis di Malioboro yang menjadi pusat wisata Yogyakarta. Sebuah perbandingan yang tidak seimbang memang ketika bisnis baru berjalan 2-3tahun dibandingkan bisnis yang sudah exis selama 20-30 tahun. Namun tidak dikatakan bisnis jika itu dijadikan alasan, yang jelas perbedaan sangat signifikan menjadikan kegelisahan saya ketika bisnis tempat saya berdedikasi (maklum, baru ngikut orang) tidak se-ramai dengan mereka.
Ada ungkapan rumput tetangga lebih hijau yang selalu diartikan negtif tapi bagi saya ungkapan ini awal dari kegelisahan, berpikir, kemudian berkeyakinan bahwa saya bisa menghijaukan rumput ini lebih hijau dari tetangga.
Trenyuh kalau orang jawa bilang, kenapa sudah tahun ke-2 saya berdedikasi di perusahaan bisnis ini belum juga -minimal- sama seperti mereka. Lalu apa artinya saya disini? Apa gunanya saya bekerja minimal 8 jam perhari?
Tanpa berlama-lama maka keyakinan terkumpul “ya, saya bisa”.
Saya bisa memberi arti, saya bisa berguna, saya bisa menjadikan rumput ini hijau.
Saya akan rawat benih dengan air dan pupuk, akan saya potong jika rumput tidak rapi, akan saya tanam lagi benih jika ada rumput mati, akan saya perluas ladang rumput ini. Pasti bisa!!!!
jika suatu saat saya tidak lagi duduk dirumput ini maka saya meninggalkan rumput yang bisa diduduki orang lain.
Totalitas dalam segala hal pasti tidak akan sia-sia.


Kamis, 04 November 2010

CIPTAKAN BUDAYA MOTIVASI DALAM ORGANISASI (mulai sekarang dan diri sendiri)


Dalam kehidupan manusia tidak akan pernah lepas dengan yang namanya sosialisasi. Entah di lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, lingkungan kampus, lingkungan kerja dan dimanapun kita berada pasti dituntut untuk bersosialisasi dengan lingkungan. Dalam sosialisasi tidak akan lepas dengan ikatan budaya yang ada dilingkungan tersebut. Setiap lingkungan mempunyai ikatan budaya yang berbeda. Lingkungan keluarga berbeda dengan lingkungan sekolah, berbeda dengan lingkungan kampus, berbeda dengan lingkungan kerja. Ketrampilan dalam bersosialisai dan menanggapi ikatan budaya merupakan salah satu kunci kesuksesan .
Dalam sebuah organisasi, budaya mengikat anggota kelompok  menjadi satu kesatuan pandangan yang menciptakan keseragaman berperilaku atau bertindak. (http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/04/teori-budaya-organisasi.html). Budaya dapat membentuk keseragaman dalam berprilaku dan bertindak. Budaya organisasi  yang baik dapat meningkatkan efektifitas kerja dalam organisasi, dan sebailknya budaya yang tidak baik akan banyak menimbulkan banyak masalah dan menurunkan kinerja organisasi. Banyak orang atau organisasi gagal karena kurangnya ketrampilan dalam mengelola  budaya organisasi.
Apa itu budaya organisasi????
Berikut pengertian budaya organisasi menurut para ahli:
a.      Menurut Wood, Wallace, Zeffane, Schermerhorn, Hunt, Osborn (2001:391), budaya organisasi adalah sistem yang dipercayai dan nilai yang dikembangkan oleh organisasi dimana hal itu menuntun perilaku dari anggota organisasi itu sendiri.
b.      Menurut Tosi, Rizzo, Carroll seperti yang dikutip oleh Munandar (2001:263), budaya organisasi adalah cara-cara berpikir, berperasaan dan bereaksi berdasarkan pola-pola tertentu yang ada dalam organisasi atau yang ada pada bagian-bagian organisasi.
c.       Menurut Robbins (1996:289), budaya organisasi adalah suatu persepsi bersama yang dianut oleh anggota-anggota organisasi itu.
d.      Menurut Schein (1992:12), budaya organisasi adalah pola dasar yang diterima oleh organisasi untuk bertindak dan memecahkan masalah, membentuk karyawan yang mampu beradaptasi dengan lingkungan dan mempersatukan anggota-anggota organisasi. Untuk itu harus diajarkan kepada anggota termasuk anggota yang baru sebagai suatu cara yang benar dalam mengkaji, berpikir dan merasakan masalah yang dihadapi
Manfaat budaya organisasi
Susanto (1997) mengemukakan bahwa budaya perusahaan dapat dimanfatkan sebagai daya saing andalan dalam menjawab tantangan dan perubahan.  Budaya organisasi juga dapat digunakan sebagai rantai pengikat dalam proses menyamakan persepsi atau arah pandang anggota terhadap suatu permasalahan, sehingga akan menjadi suatu kekuatan dalam mencapai tujuan organisasi.
Secara singkat dapat dikatakan bahwa budaya organisasi dapat membentuk perilaku dan tindakan anggota organisasi. Oleh karena itu nilai-nilai yang ada dalam sebuah organisasi harus ditanamkan sejak dini oleh para anggota.

Bagaimana menciptakan budaya organisasi yang sehat???
Berikut beberapa langkah menciptakan budaya motivasi dalam organisasi:
1.Berilah contoh yang baik dan mantapkan langkah.
Hal ini dilakukan mulai dari diri sendiri dengan saling memberikan contoh yang baik. Contoh yang baik tidak hanya kewajiban seorang pemimpin tetapi juga kewajiban setiap diri karena kita semua adalah pemimpin. Mantapkan diri sendiri bahwa kita bisa melakukannya. Motivasi diri bahwa kita bisa ciptakan budaya organisasi yang sehat.
2. apapun posisi kita( atasan maupun bawahan) harus tetap berinteraksi dengan baik.
Jangan ada jarak yang menyebabkan seseorang takut atau minder terhadap orang lain. Pimpinan dan bawahan sama-sama saling membutuhkan. Maka tidak akan ada seorang atasan yang tidak berwibawa dengan ikut berbaur dengan anggotanya. Dengan tidak adanya jarak tersebut maka akan terjalin komunikasi yang intensif antar anggota.
3.  jujur dengan orang disekitar
Anggota organisasi akan sangat menghargai kejujuran diatas segalanya. Orang melakukan kesalahanpun jika berani jujur maka hanya orang aneh yang kemudian menyalahkan secara terus menerus dan diberhentikan dari tugas tersebut. Suatu prestasi yang luar biasa ketika ada anggota yang jujur terhadap sesuatu. Kebohongan hanya akan menimbulkan kebingungan dalam sebuah organisasi dan akan menimbulkan saling suudzon.
4.beri promosi kepada anggota
Satu kewajiban anggota terhadap anggota lain adalah jujur, termasuk dalam kinerja seseorang. Jika memang salah satu anggota kita mempunyai nilai plus dari yang lain, mempunyai kemampuan lebih, atau mempunyai kinerja yang bagus dari yang lainnya maka jangan ragu untuk mempromosikan. Jujur dalam menilai orang merupakan satu bentuk penghargaan kita terhadap anggota.
5.singsingkan lengan dan bekerjasama.
Inilah hal penting yang harus kita lakukan untuk menciptakan sebuah budaya organisasi yang sehat. Semangat dan saling bekerjasama. Apapun yang terjadi kekompakan tim harus kita utamakan. Satu keberhasilan anggota adalah keberhasilan tim, kegagalan anggota adalah kegagalan tim.  Saling melengkapi dan saling memback up keterbatasan kemampuan seseorang  merupakan kunci sukses organisasi.
Semoga apa yang disampaikan diatas bermanfaat. Mulai dari diri sendiri dan sekarang adalah kunci sukses dalam membentuk budaya organisasi yang penuh dengan motivasi. Semangat sob…..



Kamis, 30 September 2010

SIKAP MENGHARGAI LEBIH BAIK DARI KATA PUJIAN Oleh: Agung Nugroho (hikmah atas realita sosial)


“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. (Quran surat Luqman ayat 18)”

“Orang-orang yang sombong besok di hari kiamat akan dikumpulkan seperti semut-semut kecil dalam bentuk manusia, mereka datang dengan hina dari berbagai tempat, mereka diberi minum dari keringat penduduk neraka yang berupa nanah dan darah penduduk neraka. (HR. Ahmad danAt-Tirmidzi: 2492)

Kutipan Wahyu Allah dan hadits diatas patut kita renungkan bersama berkaitan dengan sosialisasi kita terhadap sesama makhluk Tuhan (habluminannas). Islam mengajarkan untuk mengejar kehidupan mulia di akherat tapi juga tidak boleh meninggalkan kehidupan dunia. Artinya harus ada keseimbangan antara hablum minallah dan habluminannas.
Kaitannya dengan hablumminannas kita mempunyai kewajiban untuk saling menghargai dan tidak merendahkan orang lain. Penghargaan itu tidak harus kita ungkapkan dengan kata-kata sanjungan atau dengan pujian yang membuat orang lain sombong. Sanjungan dan pujian yang berlebihan justru akan berdampak pada sifat ujub” (bangga terhadap diri dan apa yang dilakukan tanpa menganggap rendah orang lain).
Bagaimana cara menunjukkan penghargaan kita terhadap orang lain? Apakah pujian dan kata sanjungan tidak diperlukan? Tentu saja itu perlu asal dilakukan secara wajar dan tidak berlebihan. Tetapi lebih efektif jika penghargaan itu ditunjukkan dalam bentuk sikap.
Sikap yang menunjukkan penghargaan terhadap orang lain justru akan lebih terasa memotivasi. Sikap dalam berbicara, sikap dalam menanggapi orang yang bertanya, sikap dalam menghadapi orang yang meminta pendapat, sikap dalam melayani orang yang mengajak diskusi adalah cara yang efektif menunjukkan penghargaan kita untuk orang lain.
Hal ini penting karena bisa saja orang yang mengajak kita berbicara entah itu bertanya, minta pendapat, atau diskusi lebih cerdas dari kita. Banyak orang yang bertanya bukan karena tidak tau tentang sesuatu tetapi justru untuk menunjukkan penghargaanya kepada kita, dan inilah ketrampilan orang dalam bersosialisasi yaitu dengan meminta penjelasan, pendapat, atau bertanya tentang sesuatu.
Semoga bermanfaat bagi saya dan orang lain.aminnn